Senin, 30 Juli 2012 14:26 Diposting oleh Sania Rifa Zaharadina 0 komentar
I love this website :D Remind all of us to always be a good Muslim, to always keep our faith and believe to Allah Swt. and the miracles.

Some picture from http://www.islamicthinking.info








 


My Mind Relax Myself

Minggu, 15 Juli 2012 15:17 Diposting oleh Sania Rifa Zaharadina 1 komentar
I love how my mind can make me feel relax.

I don't know, when I have a problem, I want to cry and I ask "Why does this thing happened to me?" I feel like everything seems unfair. I envy with others who get better luck than me. I don't even know who should I talk my problem to. I pity myself to have this problems. I'm angry to myself that I can not be strong. I'm weak. I cry.

Then, those mind come to me. It gives me positive energy. It ask me to always have a positive thinking. It teaches me that this problem is the way that must be taken to be mature. It commands me not only to see up side, but also down side where you can feel grateful. It makes me understand that everyone in this world have their own problem. It reminds me about 'God give you problem because God know that you can solve the problem'. Those mind stop my cry, those mind make me confident. Those mind make to be happy :)


And thank you to my mind that can make me relax.

Perpustakaan Berbasis TIK untuk Meningkatkan Minat Baca

Jumat, 01 Juni 2012 15:25 Diposting oleh Sania Rifa Zaharadina 0 komentar

Kemajuan teknologi akan selalu berkaitan erat dengan bertambahnya kebutuhan manusia. Di zaman globalisasi ini, kemampuan berpikir seseorang terus didorong untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Banyak hal dapat dilakukan dalam kehidupan ini menjadi lebih mudah tidak lain karena perkembangan teknologi.

Seperti halnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Information and Comunication Technology (ICT) berdampak positif dalam kehidupan. Salah satu contoh yang dapat dilihat adalah kemudahan komunikasi orang per orang walaupun dipisahkan jarak yang sangat jauh. Masih banyak aplikasi TIK yang dapat ditemukan dalam kehidupan, termasuk pemanfataannya di lingkungan sekolah.

Sebagai sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional), SMA Plus Negeri 17 Palembang memiliki beragam fasilitas yang menunjang proses belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain ruang komputer yang lengkap, penggunaan OHP (Over Head Projektor) di setiap ruang kelas, pemasangan wifi di beberapa titik di lokasi sekolah, sejumlah unit komputer dan TV tersedia sebagai online library, dan sebagainya. Fasilitas atau sarana tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan penguasaan siswa maupun guru dalam implementasi TIK. Penggunaan beberapa fasilitas tersebut merupakan cara agar warga sekolah, baik siswa maupun guru, tidak tertinggal dalam teknologi, terutama TIK.

TIK dan Minat Baca
Indonesia merupakan negara dengan penduduk yang rendah minat bacanya. Selain data dari Perserikatan Bangsa-bangsa, rasio jumlah penduduk dan buku bacaan sangat tajam. Jumlah penduduk Indonesia sekitar 240 juta, namun produksi buku bacaan di Indonesia masih sangat kecil, kira-kira satu buku setara dengan 80.000 orang[1]. Selain itu sedikitnya pengunjung perpustakaan-perpustakaan yang disediakan pemerintah daerah maupun perpustakaan sekolah juga menunjukkan kurangnya minat baca masyarakat. Penerapan TIK dalam dekade terakhir di berbagai perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat.

Perkembangan TIK telah membawa perubahan dalam berbagai sektor, termasuk dunia perpustakaan. Beberapa istilah bermunculan mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory,e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai “berdasar teknologi elektronika digital”.[2] Awalan ‘e’ pada beberapa kata di atas, menunjukkan bahwa buku, perpustakaan dan lainnya dapat diperoleh secara elektronik atau melalui media internet.

Lalu, bisakah fasilitas TIK meningkatkan minat baca? Salah satu hal yang dapat disorot mengenai pemanfaatan TIK di SMA Plus Negeri 17 Palembang yaitu keberadaan komputer, TV, wifi serta fasilitas lain yang terdapat di perpustakaan. Faktanya, dengan adanya fasilitas tambahan tersebut di perpustakaan sekolah, tidak sedikit siswa yang berkunjung ke perpustakaan untuk membaca, menggunakan komputer yang dilengkapi dengan internet ataupun menonton TV. Hal ini membuat atmosfer perpustakaan terasa hidup melalui intensitas kunjungan siswa.

Sejumlah unit komputer di perpustakaan SMA Plus Negeri 17 Palembang

Sekarang ini perpustakaan ideal tidak hanya dilihat dari banyaknya koleksi buku, namun telah berkembang menjadi perpustakaan yang ditinjau berdasarkan teknologi yang disediakan. Hal ini terbukti dengan semakin bertambahnya perpustakaan yang berbasis teknologi atau dapat disebut perpustakaan digital. Dengan pemanfaatan TIK, dapat diberikan layanan yang cepat dengan jangkauan layanan yang lebih luas serta mutu yang lebih baik. Dengan begini, dapat ditarik kesimpulan bahwa TIK mempunyai peran dalam meningkatkan minat membaca masyarakat khususnya para siswa.

Sayangnya, kunjungan siswa ke perpustakaan digital lebih dikarenakan penggunaan internet sebagai media sosial dibandingkan dengan membaca buku-buku yang disediakan oleh perpustakaan. Dengan memanfaatkan kedekatan siswa terhadap media internet inilah dapat digunakan untuk meningkatkan minat baca siswa. Dengan munculnya e-book,siswa-siswa yang tidak mau membaca buku langsung dapat membaca lewat buku elektronik yang dapat diakses melalui internet. Siswa juga dapat membaca berbagai artikel, berita terbaru, serta tulisan-tulisan lainnya yang dapat diakses dengan mudah melalui internet. Secara tidak langsung, dengan membaca media online tersebut pengetahuan umum siswa akan bertambah.

Oleh karena itu, perpustakaan sebaiknya dikelola dengan baik dan jangan sampai pengelolaannya terkesan “asal jalan”. Selain itu, mengacu pada perpustakaan yang ideal, perlengkapan fasilitas seperti sarana dan prasarana pendukung layanan perpustakaan hendaklah didukung oleh TIK yang akan sangat membantu perpustakaan memperbaiki kualitas dan jenis layanan. Dengan kelengkapan sarana berbasis teknologi, diharapkan masyarakat khususnya siswa-siswa menjadi lebih tertarik untuk mengunjungi perpustakaan, sehingga meningkatkan minat baca siswa secara signifikan.

Referensi :
[2] http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi

Biodata Peserta

15:23 Diposting oleh Sania Rifa Zaharadina 0 komentar
Nama
Sania Rifa Zaharadina
Nomor Pendaftaran
301
Pekerjaan
Pelajar
Sekolah
SMA Plus Negeri 17 Palembang
Tempat Tanggal Lahir
Palembang, 16 Agustus 1995
Alamat
Jalan Bakung No. 7A Komp. Pusri Sei. Selayur Palembang
Email
Sania_SRZ@yahoo.com
Umur
16 tahun
Jenis Kelamin
Perempuan

Mengertikah Kita?

Senin, 19 Maret 2012 21:23 Diposting oleh Sania Rifa Zaharadina 1 komentar
Mereka memberikan ilmu kepada kita agar kita menjadi seorang yang berilmu. Bukankah kita memang disuruh untuk mencari ilmu? Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat. Carilah ilmu setinggi-tingginya. Mereka menjelaskan apa yang mereka ketahui agar kita mengetahui. Mereka dengan sabar menjelaskan, terkadang memaksa –secara halus- agar kita memerhatikan, agar kita mendapatkan hak kita. Mereka maklum melihat kelabilan kita di masa remaja. Mereka rela menunggu hingga kita siap untuk belajar. Mereka tetap menjawab keingintahuan kita, pertanyaan kita –yang terkadang konyol- walaupun kita justru lebih sering tidak memerhatikan mereka. Kita justru sering memerintah mereka, mengatur mereka – terkadang,  karena terlalu baik, mereka menuruti kemauan kita. Wajar bila mereka marah apabila kita mengeluh, lelah, mengabaikan, mengobrol di saat mereka sedang menerangkan. Coba saja dibandingkan dengan berapa banyak ilmu yang telah diberikan mereka kepada kita.


Tidak bisakah kita –dalam konteks ini saya mengajak diri saya sendiri dan teman-teman- yang pernah merasa berlaku tidak pantas kepada mereka untuk menghormati mereka. Bagaimanapun juga mereka tetap seorang manusia yang tidak sempurna, namun mereka berusaha. Mereka berusaha melakukan kewajiban mereka dan memberikan hak yang memang harus kita dapatkan. 

Seperti julukan mulia nan suci yang disandangkan kepada mereka ‘pahlawan tanpa tanda jasa’. Niat mereka sungguh sederhana. Mulia. Ikhlas. Ingin melihat kita berhasil di masa depan. Ingin melihat kita menjadi sang pemimpin yang kelak membuat negara ini lebih maju. Namun, bisakah kita mengerti kesederhanaan itu?

 
Mereka mengantarkanmu menuju masa depan yang cerah! :)

Diberdayakan oleh Blogger.